Rab. Des 11th, 2019

Portal Artikel Berita Unik Hari Ini

Hidup Jangan Dibawa Stress, Santai Aja!

Hamil 8 Bulan Diracun Suaminya, Ibu & Bayi Berhasil Selamat

3 min read

Pujiati, seorang istri yang diracun oleh suaminya saat dirinya sedang hamil 8 bulan, kondisinya kini sudah membaik. Warga asal Citarum Selatan, Semarang Timur itu, kini telah pulang ke rumah usai menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang.

Paska kejadian itu, Pujiati sempat mengalami kritis dan bayi di dalam kandungannya mengalami lemah jantung. Namun, bayinya akhirnya berhasil diselamatkan dengan melakukan operasi caesar.

Kronologi Kejadian Minuman Beracun

Kejadian kejadian percobaan pembunuhan tersebut berawal ketika keduanya bertemu di sebuah warung makan di Jalan Barito. Kapolsek Semarang Timur, Iptu Agil Widiyas Sampurna mengungkapkan lokasi kejadian di bawah jembatan Soekarno Hatta, Senin (4/11/2019) sekiranya pukul 19.00 WIB.

Ketika korban Mu sedang asik makan, sang suami Agus diam-diam menaruh 4 saset racun tikus ke dalam minuman sang Istri. Ia pun lalu memberikan minuman tersebut kepada sang Istri. Karena tak menaruh curiga, korban pun menengak minuman itu sampai habis.

Saat korban sedang makan, tersangka membuatkan setengah gelas ukuran besar minuman segar dingin yang dicampur dengan racun tikus. Setelah itu, korban pun mengalami pusing dan muntah-muntah sesaat setelah menenggak minuman dari sang suami.

Beruntung, warga pun melihat kejadian tersebut dan bergegas menyelamatkan korban dan janin yang ada di dalam kandungannya ke di RS Pantiwilasa Citarum Kota Semarang. Tak lama kemudian, jajaran Polsek Semarang Timur pun segera meringkus pelaku yang ternyata suaminya sendiri, yakni Agus.

Perencanaan pembunuhan istrinya ini didasari karena rasa cemburu. Hal tersebut karena menurut AS lantaran ia cemburu dan sakit hati kepada Istri yang ternyata selingkuh di belakangnya. Sang Istri selingkuh dengan teman kencannya hingga hamil 8 bulan. Padahal, diketahui Pujiati dan Agus ini sudah menikah sejak tahun 2001.

Bahkan, Mu dan Agus ini sudah dikaruniai 2 orang anak. Awalnya memang cemburu padahal sudah mengizinkan. Dari hubungan sah mereka juga sudah dikaruniai 2 anak. Satu anak sudah remaja dan satu masih kecil.

Pujiati Bahkan Pernah Diancam Akan Dibunuh

Di bawah Jembatan Citarum Semarang saat ditemui Kapolsek Semarang Timur, Iptu Agil Widiyas Sampurna, Pujiati mengaku kerap kali mendapat perlakuan kasar dari suaminya yang berinisial AS. Bahkan, dirinya pernah diancam akan dibunuh.

“Waktu masih hamil 5 bulan, Dia (suaminya) mencekik di depan anak keduanya dan mengancam akan membunuh bayi saya kalau lahir nanti,” cerita Pujiati di Semarang, Senin (11/11/2019).

Pujiati yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) ini bercerita sewaktu dirinya dirawat di rumah sakit, kandungannya lemah dan detak jantung bayi turun.

Oleh karena itu, lanjut Pujiati, dokter memutuskan untuk melakukan operasi caesar. “Alhamudillah, bayi saya selamat,” tambah Pujiati.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Timur, Iptu Agil Widiyas Sampurna mengatakan, kejadian ini diharapkan dapat membuat Pujiati sadar dan tidak lagi menjadi PSK. Untuk menyambung kebutuhan hidupnya, Agil berinisiatif memberikan modal untuk Pujiati bisa membuka warung kopi.

Sedangkan nasib pelaku kini telah ditangkap polisi dan dijerat Pasal 338 juncto 53 KUHP tentang tindak pidana percobaan pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.